The Chamber of Secret. Mungkin sebagian dari kita pasti pernah mendengar kata-kata yang dipopulerkan oleh J.K Rowling ini. Ini adalah judul untuk novel Harry Potter keduanya, yakni Harry Potter and The Chamber of Secret: Harry Potter dan Kamar Rahasia. Kebetulan saya salah satu penikmatnya.

Rahasia. Setiap orang pasti punya rahasia, yang hanya akan disimpan dan dibawa sampai ke batas waktu terakhir kita. Dan ukuran kerahasiaan setiap orang akan banyak berbeda-beda. Hal yang sangat kecil bisa menjadi Rahasia Besar bagi orang tertentu. Sedangkan bagi orang yang lain, bahkan hal yang benar-benar besar pun belum tentu menjadi rahasia baginya.

Demikian pula dengan diri kita. Terkadang hanya persoalan waktu untuk mengetahui apa yang paling rahasia dari kehidupan kita, dan apa yang terjadi ketika rahasia tersebut kemudian terbuka begitu saja.

Namun, bagi saya, saya tidak akan membiarkan rahasia kehidupan saya terbuka begitu saja. Sejak sekarang, saya berusaha untuk merunut garis-garis rahasia kehidupan. Tidak hanya garis rahasia kehidupan diri saya seorang, melainkan garis rahasia besar kehidupan kita semua. Apa-apa yang akan, sedang dan mungkin telah anda jumpai di sini, tak lain adalah upaya untuk menyingkap rahasia kehidupan, yang berjuta orang telah berusaha memikirkan, berjuta orang bahkan rela mati untuk memperjuangkan, dan tidak sedikit orang yang dengan semena-mena mengacuhkan begitu saja, seakan-akan berkata: “The Truth is bull shit”. Padahal ia hidup di dalam semesta yang dipola oleh beragam pemaknaan atas ‘Kebenaran’.

So, inilah salah satu bentuk usaha untuk membuat hidup tidak hanya menjadi tumpukan sampah-sampah masa lalu. Ingat, segala yang tidak bernilai hanya menunggu waktu untuk berubah menjadi sampah sejarah kehidupan.

Mari berkelana, ke dalam Kamar Rahasia.